Bekasi
- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Panen Raya
Jagung Serentak sebagai wujud nyata komitmen dalam mendukung ketahanan
pangan nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan di perkebunan jagung
Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat,
Kabupaten Bekasi, pada Kamis, 8 Januari 2025.
Panen raya jagung
ini merupakan bagian dari peran aktif Polri dalam memperkuat sinergi
lintas sektor guna menjaga ketersediaan pangan nasional serta mendukung
program strategis pemerintah di bidang pertanian.
Kegiatan panen
raya dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigir Prabowo
dan Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Siti Hediati Hariyadi serta dihadiri
oleh Menteri Pertanian RI, Direktur Utama Perum Bulog, Pejabat Utama
Mabes Polri, Irwasum Polri, Asisten SDM Kapolri, Asisten Logistik
Kapolri, Kepala Divisi Humas Polri, dan Kapolda Metro Jaya.
Selain
dilaksanakan secara langsung di Kabupaten Bekasi, kegiatan panen raya
jagung serentak ini juga diikuti secara daring oleh para Kapolda dan
Kapolres jajaran dengan melibatkan (Forkopimda) setempat di lokasi panen
jagung di wilayahnya masing-masing.
Dalam kesempatan tersebut,
Asisten SDM Kapolri dalam laporannya menyampaikan bahwa sepanjang tahun
2025 Polri telah melakukan upaya serius dan berkelanjutan dalam
mendukung ketahanan pangan melalui program penanaman jagung secara
nasional.
“Sepanjang tahun 2025, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan
Pangan telah melaksanakan penanaman jagung dengan total luas mencapai
651.196,35 hektare di berbagai wilayah Indonesia,” ujar As SDM Kapolri.
Ia
menjelaskan, upaya tersebut menjadi bagian dari kontribusi nyata Polri
dalam memperkuat sektor pertanian nasional, sekaligus memastikan
ketersediaan pangan bagi masyarakat.
“Program ini tidak hanya
bertujuan meningkatkan produksi jagung nasional, tetapi juga untuk
mendukung kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan
nasional secara berkelanjutan,” lanjutnya.
Melalui panen raya
jagung serentak ini, Polri menegaskan perannya tidak hanya sebagai
institusi penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga
sebagai bagian dari solusi strategis nasional dalam menghadapi tantangan
pangan ke depan.
Polri berharap sinergi yang terbangun antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, petani, dan s

Tidak ada komentar:
Posting Komentar