Depok,
April 2026 — Korps Brimob Polri resmi menggelar Brimob X-Treme 2026,
kejuaraan menembak bergengsi bertaraf internasional dalam rangka
memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Korps Brimob Polri, yang
berlangsung pada 7–12 April 2026 di Lapangan Tembak 300 Hoegeng Iman
Santoso dan Lapangan Tembak Sat Wanteror Pas Gegana, Mako Korbrimob
Polri, Kelapadua, Depok, Jawa Barat.
Mengusung tema “Legacy of
Valor, Precision for the Extreme”, kejuaraan ini menjadi refleksi
perjalanan panjang Korps Brimob Polri dalam menjaga nilai-nilai
kejuangan, sekaligus menegaskan arah transformasi Brimob yang unggul,
modern, inovatif, dan responsif.
Sejak hari pertama pelaksanaan,
Brimob X-Treme 2026 menunjukkan antusiasme tinggi dengan kehadiran
ratusan peserta, mencapai 447 hingga 475 penembak, yang berasal dari
berbagai unsur, mulai dari personel TNI, Polri, hingga masyarakat umum.
Ajang ini juga diikuti oleh peserta internasional dari Malaysia, China,
dan Korea Selatan, menandakan pengakuan global terhadap kualitas
penyelenggaraan kompetisi menembak di Indonesia.
Kompetisi ini
menghadirkan kategori IPSC (International Practical Shooting
Confederation) Handgun Level III serta PCC Optic Level II, dengan total
20 stage yang dirancang menantang dan menguji secara komprehensif
kemampuan peserta, mulai dari kecepatan, ketepatan, ketangkasan, hingga
ketahanan fisik dan mental.
Seluruh rangkaian pertandingan
disusun sesuai standar internasional IPSC, sehingga menjamin pelaksanaan
yang fair, aman, dan profesional, sekaligus menjadi tolok ukur objektif
kemampuan atlet di level dunia.
Dalam kejuaraan ini, dipertandingkan 18 kategori lomba, yang mencakup:
Kategori IPSC (8 kelas): IPSC Handgun Open, Standard, Classic, Production, Production Optic, Optic, Revolver, serta PCC Optic.
Kategori Non-IPSC (2 kelas): Non-IPSC Handgun dan PCC Optic (Putra/Putri).
Kategori Presisi 25 Meter (4 kelas): TNI/Polri individu dan beregu, serta sipil individu dan beregu.
Kategori Eksekutif 25 Meter (4 kelas): TNI/Polri individu dan beregu, serta sipil individu dan beregu.
Lebih
dari sekadar kompetisi, Brimob X-Treme 2026 menjadi ruang strategis
untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus membuktikan bahwa kemampuan
hasil pelatihan personel dan atlet Indonesia siap diadu di level dunia.
Dalam
sambutannya, Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat menegaskan
bahwa kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas dari sekadar
pertandingan.
“Kejuaraan menembak Brimob X-Treme 2026 ini
merupakan wujud nyata dari upaya menjaga dan merawat warisan nilai-nilai
kejuangan Korps Brimob Polri yang penuh dengan keberanian dan
pengabdian kepada bangsa dan negara.”
Ia menambahkan, kejuaraan ini juga menjadi sarana pembinaan dan kolaborasi lintas sektor.
“Di
sisi lain, kegiatan ini juga menjadi ajang pembinaan dan peningkatan
prestasi atlet menembak baik dari dalam negeri maupun luar negeri,
sekaligus sebagai sarana mempererat hubungan antara Korps Brimob dengan
komunitas olahraga menembak secara luas.”
Lebih lanjut, Dankorbrimob menekankan bahwa ajang ini merupakan bentuk pembuktian kesiapan Indonesia di panggung global.
“Brimob
X-Treme 2026 bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi merupakan
bentuk pembuktian bahwa kemampuan dan hasil pelatihan personel serta
atlet kita siap diadu dan mampu bersaing di level dunia.”
“Kejuaraan
ini bukan hanya tentang siapa yang menang, tetapi bagaimana kita
bersama-sama membangun standar profesionalisme, memperkuat jejaring
internasional, dan menunjukkan bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah
kompetisi berkelas dunia.”
Melalui Brimob X-Treme 2026, Korps
Brimob Polri tidak hanya menghadirkan kompetisi menembak berkualitas
internasional, tetapi juga memperkuat citra Polri sebagai institusi yang
profesional, modern, dan berdaya saing global, sejalan dengan semangat
Transformasi Polri.
Ajang ini diharapkan mampu melahirkan
atlet-atlet berprestasi, memperkuat sinergi lintas sektor, serta
mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar