BOJONEGORO – Suasana unjuk rasa yang digelar Pimpinan
Cabang Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman – Serikat
Pekerja Seluruh Indonesia (PC. FSP. FRTMM-SPSI) Bojonegoro di depan
kantor DPRD Kabupaten Bojonegoro, Rabu (12/11) berlangsung damai dan
tertib.
Di tengah kerumunan massa yang menyuarakan aspirasi
mereka, tampak sejumlah Polisi Wanita (Polwan) dari Polres Bojonegoro
Polda Jatim melakukan aksi simpatik dengan membagikan air mineral kepada
para pengunjuk rasa.
Tindakan sederhana namun bermakna itu menjadi pemandangan menarik di sela-sela pengamanan.
Para
Polwan tampak duduk berdampingan dengan massa, berbincang santai tanpa
sekat, menciptakan suasana yang akrab dan menenangkan di tengah dinamika
aksi.
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres
Bojonegoro, Ipda Ria Dirgahayu, menjelaskan bahwa langkah tersebut
merupakan bentuk pendekatan humanis yang ditekankan oleh Kapolres
Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi.
Menurutnya, kegiatan simpatik itu merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Polri
hadir tidak hanya untuk mengamankan, tetapi juga untuk melayani dan
memberi perhatian kepada masyarakat," ungkap Ipda Ria.
Ia
mengatakan membagikan air mineral ini adalah bentuk kepedulian,
sekaligus menegaskan bahwa massa pengunjuk rasa dan Polri adalah mitra
dalam menjaga kedamaian dan keamanan.
Ipda Ria menambahkan,
seluruh personel Polres Bojonegoro Polda Jatim telah menerima arahan
jelas dari Kapolres Bojonegoro untuk melaksanakan pengamanan aksi dengan
cara-cara humanis.
"Polisi diharapkan tidak bersikap represif,
melainkan menjadi bagian dari masyarakat yang siap mendengar dan
memahami aspirasi warga," kata Ipda Ria.
Aksi berbagi air mineral tersebut pun mendapat sambutan positif dari para peserta unjuk rasa.
Salah seorang perwakilan buruh mengungkapkan apresiasinya terhadap sikap ramah dan terbuka aparat kepolisian.
“Kami merasa dihargai. Polisi tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga menunjukkan kepedulian kemanusiaan,” ujarnya.
Situasi
kondusif selama aksi berlangsung menjadi bukti bahwa komunikasi yang
baik antara aparat keamanan dan masyarakat mampu menciptakan ruang
aspirasi yang aman dan damai.
Dengan sikap simpatik tersebut,
Polres Bojonegoro Polda Jatim berharap setiap bentuk penyampaian
aspirasi masyarakat dapat berlangsung dengan damai, beretika, dan tetap
menjunjung nilai-nilai kemanusiaan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar