Ngawi,
– Cuaca yang tidak menentu dan curah hujan yang tinggi di wilayah
Kabupaten Ngawi, berpotensi menimbulkan tanah longsor di daerah
pegunungan/dataran tinggi.
Salah satunya tanah longsor yang terjadi di Dusun Duren Ds. Jaten Kec. Jogorogo, pada Minggu (2/2) sore.
Longsor
dipicu oleh tingginya curah hujan, dan menyebabkan pondasi tanah milik
Galih P (38) yang berbatasan dengan rumah korban Agung P (46) runtuh dan
menimpa tembok rumah bagian dapur yang sedang direnovasi.
Saat
kejadian, korban berada di rumah depan dan mendengar suara yang sangat
keras seperti ada yang roboh, kemudian korban berlari ke rumah belakang
dan mendapati rumah dapur miliknya roboh akibat terkena longsoran tanah
plengsengan yang berada di belakang rumah dapur tersebut.
Atas kejadian tersebut korban langsung memberitahukan kejadian kepada Kasun dan melaporkan ke Polsek Jogorogo.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp15 juta.
Kapolsek
Jogorogo Iptu Sugiyanto, S.H., bersama anggota Polsek dan relawan serta
warga setempat segera melakukan evakuasi dan pembersihan rumah dapur
milik Agung P (46) di Dusun Duren, Desa Jaten, Kecamatan Jogorogo,
Kabupaten Ngawi, yang roboh akibat longsor.
Kapolres Ngawi AKBP
Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat untuk
meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana longsor, terutama di
musim hujan.
"Kami mengimbau kepada seluruh warga yang tinggal di
daerah rawan longsor agar lebih berhati-hati, terutama saat curah hujan
tinggi. Segera laporkan kepada pihak berwenang jika ada tanda-tanda
pergerakan tanah atau retakan yang mencurigakan di sekitar tempat
tinggal," ujar AKBP Dwi Sumrahadi R, pada Selasa (4/2/2025)
Kapolres
juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus berkoordinasi dengan
pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat dalam upaya mitigasi bencana.
"Kami
siap membantu dan bekerja sama dalam proses evakuasi serta penanganan
dampak bencana. Keselamatan warga adalah prioritas utama," tambahnya.
Polres
Ngawi mengajak masyarakat untuk tetap siaga dan segera menghubungi
pihak kepolisian atau BPBD jika terjadi situasi darurat. (Hmsresngw*)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar