SURABAYA – Polda Jawa Timur (Jatim) memberikan apresiasi
kepada elemen pekerja yang menyampaikan aspirasi secara tertib dalam
rangka peringatan Hari Buruh se Dunia atau May Day yang digelar di depan
Gedung DPRD dan Kantor Gubernur serta sejumlah wilayah di Jawa Timur,
Jumat (1/5/26).
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham
Abast mengatakan, pelaksanaan aksi yang damai tersebut menunjukkan
sikap tertib dari para massa aksi dalam menyampaikan pendapat di muka
umum.
"Polda Jawa Timur sangat apresiasi kepada rekan - rekan
dari elemen pekerja yang memperingati May Day dengan menggelar aksi baik
di depan Kantor DPRD maupun di depan Kantor Gubernur berakhir damai,"
ungkap Kombes Abast, Sabtu (2/5/26).
Menurut Kombes Abast, hal
itu menunjukan terbangunnya semangat saling menghormati antara peserta
aksi dan pihak Kepolisian yang memberikan pelayanan pengamanan.
Kombes
Abast juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat dan
elemen pekerja yang mendukung pelaksanaan May Day dan berkomitmen Jogo
Jatim, sehingga peringatan Hari Buruh 2026 di Jawa Timur tertib,aman dan
kondusif.
"Situasi kondusif selama peringatan May Day kali ini
menjadi cermin bahwa penyampaian aspirasi dapat berjalan selaras dengan
terpeliharanya Kamtibmas serta komitmen bersama Jogo Jatim," ujar Kombes
Abast.
Kabid Humas Polda Jatim menegaskan, Polri hadir mengawal
setiap jalannya penyampaian aspirasi masyarakat adalah bentuk pelayanan
pengamanan.
Kombes Abast memastikan, Polri tetap menghormati hak
masyarakat untuk menyampaikan pendapat, dan berharap para peserta aksi
juga turut menjaga ketertiban bersama.
"Polri hadir untuk
melayani dan memastikan seluruh peserta dalam menyampaikan aspirasi
tetap aman, tertib dan kondusif," pungkas Kombes Abast.
Diberitakan
sebelumnya, Polda Jawa Timur telah menyiapkan pelayanan pengamanan
maksimal guna memastikan seluruh rangkaian Peringatan Hari Buruh
Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026 berjalan aman,
tertib, dan kondusif.
Polda Jatim juga terus melakukan koordinasi dan bersinergi dengan para koordinator maupun pimpinan elemen buruh di Jawa Timur.
Langkah
ini dilakukan untuk menjamin pelaksanaan kegiatan peringatan Hari Buruh
berlangsung lancar, baik di wilayah Jawa Timur maupun bagi perwakilan
buruh yang berangkat ke Jakarta. (*)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar