Ngawi
– Polres Ngawi melaksanakan ujian Beladiri Polri sebagai salah satu
syarat administrasi dan kompetensi dalam rangka kenaikan pangkat
personel periode 1 Juli 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh personel
Polres Ngawi yang memenuhi persyaratan dan digelar dengan pengawasan
ketat sesuai ketentuan yang berlaku.
Ujian Beladiri Polri ini
bertujuan untuk mengukur kemampuan fisik, teknik beladiri, serta
kesiapsiagaan personel dalam menunjang pelaksanaan tugas kepolisian di
lapangan. Materi ujian meliputi teknik dasar beladiri Polri, pembelaan
diri, serta simulasi gerakan yang disesuaikan dengan standar operasional
prosedur Polri.
Kapolres Ngawi, AKBP Charles Pandapotan
Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H., dalam keterangannya menyampaikan bahwa
ujian beladiri merupakan bagian penting dalam pembinaan personel.
Menurutnya, kemampuan beladiri tidak hanya menjadi syarat kenaikan
pangkat, tetapi juga sebagai bekal utama bagi anggota Polri dalam
memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
“Ujian
Beladiri Polri ini bukan sekadar formalitas, namun sebagai upaya untuk
memastikan setiap personel memiliki kesiapan fisik dan mental yang baik.
Diharapkan, dengan kemampuan beladiri yang mumpuni, anggota Polri dapat
bertindak profesional, humanis, dan proporsional dalam menghadapi
setiap situasi di lapangan,” ujar Kapolres Ngawi pada Kamis(8/1/2026).
AKBP
Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H., juga menekankan agar
seluruh personel terus meningkatkan disiplin, kesehatan, dan kemampuan
diri seiring dengan tuntutan tugas Polri yang semakin kompleks. Kegiatan
ujian beladiri ini diharapkan dapat berjalan lancar dan menjadi
motivasi bagi personel untuk terus berprestasi serta meningkatkan
kualitas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar