MOJOKERTO
– Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Polda Jawa Timur (Jatim) menggelar
kegiatan Sosialisasi Manager Bootcamp dan Refresh Kemampuan Gadik
(tenaga pendidik) di Gedung Dharma SPN Polda Jatim, Kecamatan Bangsal,
Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan yang berlangsung selama Dua hari
penuh, Rabu (23/7/2025) dan Kamis (24/7/2025) itu bertujuan menguatkan
kualitas tenaga pendidik di lingkungan SPN Polda Jatim dalam rangka
mencetak Bintara Polri yang Mahir, Terpuji, Patuh Hukum dan Unggul.
Hal itu seperti disampaikan oleh Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K yang memimpin kegiatan tersebut.
Turut
hadir dalam sosialisasi tersebut para pejabat utama SPN Polda Jatim,
seluruh tenaga pendidik serta seluruh personel SPN Polda Jatim.
Kehadiran
lengkap ini menunjukkan komitmen institusi dalam meningkatkan mutu
pelayanan pendidikan di lembaga pendidikan pelatihan kepolisian.
Pada
kegiatan itu Kombes Pol Agus Wibowo menyampaikan materi krusial terkait
petunjuk umum kurikulum pendidikan pembentukan Bintara Polri Tahun
Anggaran 2025.
Selain itu, Ka SPN juga memaparkan berbagai
program unggulan Lemdiklat Polri, salah satunya adalah mata pelajaran
Asta Cita, program Live In, hingga rencana pelaksanaan Expo yang
merupakan hasil dari rangkaian program Live In.
Program-program
ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih
komprehensif dan aplikatif bagi para calon Bintara Polri
Kombes
Pol Agus Wibowo menekankan bahwa sosialisasi ini adalah upaya untuk
menyamakan persepsi dan memperkuat kualitas para gadik/gadikan.
"Kegiatan
ini sangat penting untuk memastikan bahwa para tenaga pendidik memiliki
pemahaman yang sama dan kualitas yang prima dalam membimbing serta
mengajar," ujarnya, Kamis (24/7).
Ia menambahkan, tujuan akhir
dari penguatan ini adalah agar para peserta didik Diktukba Polri TA 2025
kelak menjadi insan Bhayangkara yang mahir, terpuji, patuh hukum, dan
unggul.
"Harapan ini sejalan dengan visi Polri untuk melahirkan personel yang profesional dan berintegritas tinggi," ujar Kombes Agus.
Antusiasme peserta sosialisasi terlihat jelas dari sesi tanya jawab yang berlangsung aktif.
Berbagai
pertanyaan diajukan, menunjukkan minat besar para gadik dan gadikan
untuk memahami serta mengimplementasikan materi yang disampaikan.
Diskusi
yang interaktif ini menjadi bukti bahwa para tenaga pendidik siap
menghadapi tantangan dalam mencetak generasi Bintara Polri masa depan.
(*)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar