SURABAYA
– Dalam upaya menjaga kondusifitas Kota Surabaya dari ancaman aksi
kekerasan jalanan, Tim Patroli Perintis Presisi Jogo Boyo Regu 3 Sat
Samapta Polrestabes Surabaya Polda Jatim berhasil mengamankan Delapan
pemuda.
Mereka diamankan karena diduga hendak melakukan tawuran di kawasan Jalan Simo Gunung Barat,Kamis dini hari (31/7).
Dari tangan mereka, Polisi menyita Dua senjata tajam dan sejumlah barang bukti lainnya.
Kapolrestabes
Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan melalui Kasat Samapta AKBP
Erika Purwana Putra mengatakan, Polisi mengamankan 8 pemuda ini bermula
dari informasi yang masuk melalui Taruna Command Center 1.0.
"Laporan
menyebut adanya segerombolan pemuda mencurigakan di kawasan Simo Gunung
Barat yang diduga akan terlibat aksi tawuran," ujar AKBP Erika Purwana
Putra, Jumat (1/8).
Dari laporan tersebut,Tim Patroli Perintis
Presisi Jogo Boyo Regu 3 Sat Samapta Polrestabes Surabaya langsung
menuju lokasi dipimpin oleh Aipda Yugo Abdi Sastro.
"Saat Team 3
Jogoboyo tiba di lokasi tersebut, kami melakukan pembubaran terhadap
segerombolan pemuda yang terindikasi hendak akan melaksanakan tawuran,"
jelas AKBP Erika.
Delapan pemuda yang berhasil diamankan petugas
adalah APH (17) warga Petemon Surabaya, Li (16) warga Kendangsari
Surabaya, SH (19) warga Desa Medani, Gresik, TAR (18) warga Cerme,
Gresik.
Selain itu AS (20) warga Banyu Urip Kidul Surabaya, MG
(27) Tanjungsari Surabaya, FN (17) warga Simo Pomahan Surabaya dan GBC
(17) warga Petemon Surabaya.
Dari tangan para pemuda tersebut,
Polisi turut mengamankan barang bukti berupa, dua unit sepeda motor
(Beat Hitam plat S 6837 QCY dan Yamaha Mio Biru plat AG 3096 ZX), empat
unit handphone dan dua buah senjata tajam, yakni satu celurit panjang
dan satu corbek.
Seluruh pemuda berikut barang bukti langsung
dibawa dan diserahkan ke Polsek Sukomanunggal untuk proses pemeriksaan
lebih lanjut.
"Kami menyerahkan 8 pemuda beserta barang bukti
tersebut ke Polsek Sukomanunggal untuk dilakukan pemeriksaan lebih
lanjut," terang AKBP Erika.
Penangkapan ini menjadi bagian dari
komitmen Kepolisian Polrestabes Surabaya dalam memberantas aksi tawuran
dan gangster yang meresahkan masyarakat, terlebih melibatkan senjata
tajam dan kelompok usia remaja.
Tim Patroli Perintis Presisi Jogo Boyo secara rutin melakukan patroli dialogis maupun respon cepat terhadap laporan warga.
AKBP
Erika mengimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua dan tokoh
lingkungan, untuk turut mengawasi aktivitas anak-anak muda agar tidak
terjerumus dalam tindakan kekerasan jalanan yang bisa berujung pada
pidana.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar